PALEMBANG.SUMSEL.TODAY
Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang membantah Terkait memindahkan ratusan mahasiswa jurusan Administrasi bisnis ke jurusan bahasa dan pariwisata. Kini Angkat Bicara 05-12-2025
Bantahan di sampaikan wakil direktur 1 bidang mahasiswa Dr Yusri dan ketua senat Dr Dicky Saprianto di kantornya,


” Kami menyesalkan pemberitaan itu sudah terbit, kemarin kami sedang rapat, rencana memang hari ini jum,at (05/12) mau jumpa Pers ternyata beritanya keburu sudah terbit mau gimana lagi,” ucap Yusri di dampingi Dicky Seprianto mengatakan saat di ruangannya
Yusri Mengatakan sebenernya itu bukan pemindahan tapi pengembangan jurusan yang sebelumnya sembilan (9) sekarang menjadi sepuluh (10) semua sudah sesuai Prosedur.
Pengembangan itu sudah melalui Mekanisme dan kajian serta saran, izin dari kementistekdikti, kemenkumham dan menpan/RB serta Lembaga lain jadi bukan mendadak sudah kita sosialisasikan juga ke mahasiswa,” tutur Yusri.
Pengembangan itu perlu sesuai dengan perkembangan dan Reformasi dunia pendidikan termasuk dari kementerian pendayagunaan Aparatur negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).
” Sebenarnya kita terbuka diskusi dengan internal jika ada kendala namun selama ini tidak ada, sekarang di polsri ada sekitar 11.800 mahasiswa dengan 10 jurusan dengan 41 program pendidikan atau prodi,” ungkapnya
Sambung Dicky Saprianto menambahkan program study tetap termasuk mata Kuliah ini demi kemajuan polsri telah melalui kajian, terkait nomen klatur lamaran kerja tetap sama karena berdasarkan program study,
Sebagai ketua senat mengatakan, Terkait mahasiswa semester 7 dan semester 8 di pindahkan ke jurusan bahasa dan Pariwisata kuliah cuma 1 semester kemudian di wisuda Yusri beralasan karena masih satu jurusan dan mata kuliah sama.
Termasuk di pindahkannya mahasiswa semester 3, 5 dan 7 tidak ada masalah karena telah sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.
Sebelumnya di beritakan ratusan mahasiswa politeknik Negeri Sriwijaya Palembang heboh di beritakan karena di duga memindahkan ratusan mahasiswa jurusan administrasi bisnis ke jurusan bahasa dan pariwisata.
Mahasiswa yang di pindahkan sekitar 350 orang dari empat (4) angkatan, akibatnya beberapa mahasiswa dan orang tuanya bingung mau protes takut timbul masalah.
Namun setelah di konfirmasi Yusri dan Dicky menjelaskan bukan memindahkan jurusan tapi guna pengembangan jurusan. (DN)






