PALEMBANG.SUMSEL.TODAY
Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) Kota Palembang resmi melantik pengurus masa bakti 2026–2030. Pelantikan digelar pada Sabtu, 24 Januari 2026, di Lapangan Caha Ciya Jakabaring, Palembang.


Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Palembang Ratu Dewa yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Palembang, Ahmadi Damrah, SE, MM, didampingi jajaran. Turut hadir Ketua KONI Kota Palembang Anton Nurdin beserta jajaran, Ketua Umum KSMI Pusat Dr. Ir. H. Yan Mulia Abidin, S.E., M.Sc., yang diwakili Sekretaris Jenderal KSMI Pusat Daeng Supriyanto, SH, MH, CMS.P.Pengurus KSMI Kota Palembang yang dilantik dipimpin oleh Ketua Asi Karlina Intan Sari, S.Pd., M.Pd, didampingi Sekretaris Muhammad Ali Ruben, SH, MH, beserta jajaran pengurus lainnya. Pelantikan ini turut dihadiri para tamu undangan, pegiat olahraga, serta komunitas sepak bola mini di Kota Palembang.
Acara berlangsung khidmat dan diawali dengan penampilan Tarian Tanggai, tarian tradisional khas Kota Palembang.


Dalam sambutannya, Ketua KSMI Kota Palembang Asi Karlina Intan Sari menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya sebagai Ketua KSMI Kota Palembang periode 2026–2030.
“Saya menyadari sepenuhnya bahwa tongkat estafet yang kami terima adalah warisan dari kerja keras pengurus sebelumnya. Palembang adalah kota olahraga dengan semangat juara. Sepak bola mini merupakan titik awal strategis untuk melahirkan talenta-talenta muda,” ujarnya.
Ia menegaskan komitmennya untuk menjadikan Palembang sebagai kota penggerak sepak bola mini yang berkarakter dan berprestasi.
“Kami akan terus menggelar turnamen dan kegiatan positif bagi generasi muda maupun masyarakat umum, guna menggali potensi prestasi sepak bola mini di Palembang hingga tingkat nasional,” tambahnya.


Sementara itu, Ketua KONI Kota Palembang Anton Nurdin yang diwakili Dr. Muhammad Aliudin Astral menyampaikan apresiasi kepada KSMI Kota Palembang.
“Kami dari KONI Kota Palembang sangat mengapresiasi KSMI. Harapan kami, cabang olahraga sepak bola mini dapat meraih prestasi pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) mendatang,” katanya.
Sekretaris Jenderal KSMI Pusat, Daeng Supriyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Piala Asia Sepak Bola Mini 2026 yang akan digelar pada 22 April hingga 4 Mei 2026 di Jakarta, dengan Palembang sebagai salah satu kota pendukung kegiatan.
Kejuaraan tersebut akan diikuti oleh 16 negara Asia, dan jika sukses, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah Piala Dunia Sepak Bola Mini yang direncanakan diikuti 53 negara.
Selain kejuaraan olahraga, rangkaian kegiatan juga akan diramaikan dengan:
Festival budaya nasional
Festival pariwisata
Festival UMKM
Konser musik dengan puluhan band nasional
“Kami berharap masyarakat Kota Palembang dapat ikut berpartisipasi dan menjadi bagian dari sejarah terselenggaranya event internasional ini,” pungkasnya.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi pengembangan sepak bola mini di Kota Palembang sekaligus memperkuat peran Palembang sebagai kota olahraga di tingkat nasional dan internasional.


Wali Kota Palembang Ratu Dewa diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Dalam sambutannya, Ahmadi Damrah menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang yang sedianya berencana hadir secara langsung, namun berhalangan karena tugas lain.
“Izinkan kami menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota Palembang. Sejatinya beliau yang akan hadir langsung, namun karena suatu dan lain hal, kehadiran beliau diwakilkan kepada kami. Walaupun secara fisik tidak dapat hadir, hal tersebut tidak mengurangi semangat dan komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam mendukung kemajuan olahraga, khususnya sepak bola mini,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa peran Pemerintah Kota Palembang melalui Dispora sangat mendukung cabang-cabang olahraga prestasi, termasuk sepak bola mini, dengan mekanisme anggaran yang telah ditetapkan sesuai aturan.
“Dukungan pemerintah diberikan melalui mekanisme dana hibah yang diusulkan satu tahun sebelumnya. Artinya, seluruh program harus direncanakan dan disusun secara matang, bukan program dadakan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ahmadi Damrah menerangkan bahwa dana hibah tersebut disalurkan melalui KONI Kota Palembang dan dalam pelaksanaannya berada di bawah koordinasi KONI, sementara Dispora berperan dalam pengalokasian anggaran sesuai ketentuan yang berlaku.
“Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang sangat mendukung kegiatan olahraga prestasi. Oleh karena itu, kami berharap KSMI Kota Palembang dapat terus menyusun program pembinaan yang terencana dan berkelanjutan,” pungkasnya.DN






